ANABEL (Analisa Gembel) : Tante Ati dan Pemblokiran Tik Tok

Tante Ati termangu menonton TV berukuran 50 inch yang tengah memberitakan tentang aplikasi android yang beberapa tahun terakhir tengah viral bahkan sampai membuat Bowo (seleb Tik Tok) dari seorang hamba menjadi Tuhan. “Aplikasi Tik Tok di Blokir !” demikianlah tagline berita yang di tayangkan oleh salah satu stasiun TV swasta.

“Setega itukah kominfo ?” berucap Tante Ati dalam hati. Tante Ati juga salah satu pengguna aplikasi android tersebut, bahkan Tante Ati menghafal deretan nama seleb Tik Tok dari Nur Rani yang viral dengan cover lagu syantiknya sampai Bowo yang memiliki penggemar militan.

Intip Juga “Tante Ati : Sadotiko Ramos !”

Saat itu warung Tante Ati tengah sepi dari pengunjung, belum lagi Udding yang masih dalam proses Tour bersama komunitas tukang Ojek, begitupun Anwar yang kini keseringan matindro di kampus sebagai mahasiswa yang tengah sibuk revisian.

Terkadang saat warungnya sepi, Tante Ati mengisi waktu dengan bermain Tik Tok, walau demikian ia lebih senang menonton video-vidio dari pengguna Tik Tok yang sudah terkenal.

Intip Juga ANABEL Lainnya DISINI

Diblokirnya Tik Tok membuat Tante Ati sedih, tidak ada lagi music “Tew tew” atau “Lagi syantik” yang terdengar lucu dari para pengguna. Tante Ati terus bertanya-tanya apa sebab diblokirnya aplikasi tersebut.

“Tik tok diblokir demi kebaikan bersama” demikianlah potongan statement dari kominfo terkait diblokirnya tik tok, “bersama siapa pak ?” sahut tante Ati, sinis. Aplikasi Tik Tok dianggap mengandung banyak konten negative bagi generasi muda Indonesia, tapi apakah bukan hanya Tik tok yang demikian dan tidak baru-baru ini saja deretan aplikasi yang banyak mengandung konten negative ?

BACA !  ANABEL : Perdebatan Udding dan Anwar Soal Puisi “Ibu Indonesia”

Netizen pun heboh setelah diblokirnya tik tok, bukan kali pertama Tante Ati dibuat heboh oleh keputusan kominfo, pernah juga kominfo membuat heboh para pengguna internet terkhusus penulis-penulis online setelah diblokirnya aplikasi atau situs tumbrl situs yang sampai saat ini dipertanyakan alasan diblokirnya, termasuk Tante Ati yang doyan menulis kata-kata bijak hasil copy pastenya di google.

Intip Juga “Perdebatan Udding dan Anwar Terkait Puisi Ibu Indonesia”

Sebenarnya bukan hanya generasi dan netizen di Indonesia yang terkadang bertingkah lucu, demikian juga pemerintahnya. Bagi Tante Ati pemblokiran tik tok tidak lain hanya persaingan aplikasi android yang kian bermunculan, entah aplikasi apalagi yang akan muncul berkemasan sama dengan aplikasi sebelumnya, dan mungkin akan bernasib sama, juga diblokir.

Tapi bagi Tante Ati diblokirnya Tik Tok tidak kemudian menyurutkan kreatifitas, karena gugurnya Tik Tok, masih banyak aplikasi serupa yang bisa digunakan, ini hanya persaingan pasar antara aplikasi android di Indonesia yang rata-rata dimana permintaan dan penawaran pasar lebih gandrung terhadap hal-hal semacam aplikasi tik tok. Sepertinya Nur Rani dan Bowo pun berpikir demikian.

Author Profile

Redaksi Ngemper
Ngemper adalah situs tempat anda berbagi opini dan cerita, kami membebaskan dengan nalar senakal apapun, secabul apapun dan se mesum apapun, ruang ini lah tempat kalian, jangan lupa ngopi dan bahagia !
Latest entries
BACA !  Mangngacara : Minat Baca Rendah, Bersenanglah !
Bagikan Dengan Cinta !
Anabel, Terbaru
×
Hallo Ngemperian !
Ada yang bisa kami bantu ?