Cerita Anak Kompleks (CAK)

Cerita Anak Kompleks (CAK) merupakan sebuah gerakan yang menyasar anak-anak sebagai objek melakukan kegiatan. CAK terbentuk tahun lalu tepatnya pada bulan Mei 2017, diinisiasi oleh anak muda kompleks Perumnas Wekke’e Parepare. Awalnya kami hanya ingin mengisi waktu menunggu berbuka puasa dengan menggelar buku-buku bacaan anak-anak sambil bermain dan membuat pra karya oleh anak-anak. Kami memulai gerakan ini saat bulan ramadhan tahun lalu, mengunjungi tiga kompleks berbeda, masing-masing selama sepekan, kami membawa buku bacaan anak dan bahan pembuatan pra karya.

Pada jam 4 sore, kami menggelar lapakan bacaan di atas spanduk bekas yang masih layak digunakan. Titik yang kami pilih adalah tempat di mana anak-anak dapat berkumpul seperti di taman kompleks dan pelataran Masjid. Kami menggelar bacaan anak-anak berupa majalah dan buku dongeng selama 30 menit. Kami rasa, dengan waktu demikian anak-anak sudah mencapai tingkat jenuh untuk membaca, maka kami lanjutkan dengan membuat pra karya yang cukup mudah dilakukan oleh anak-anak, seperti membuat bunga kertas atau hiasan rumah dari plastik daur ulang. Hal ini akan membantu meningkatkan rangsangan untuk menciptakan kreatifitas anak-anak dalam mencari kegemaran dalam dirinya. Di akhir pertemuan, biasanya kami menutupnya dengan bermain bersama anak-anak, tentunya permainan yang mengasah kreatifitas dan kerjasama anak-anak.

Selama satu bulan berkeliling kompleks membawa serta buku-buku, ada banyak pengalaman dan fakta yang kami dapatkan. CAK juga merupakan sebuah riset untuk melihat ruang yang dibutuhkan oleh anak-anak dalam usianya yang sekarang. Hal pertama yang kami temui adalah minat baca anak yang terbilang masih sangat tinggi, saat kami menggelar buku-buku seluruh anak pasti mengambil satu buku untuk dibaca, dilihat gambarnya atau sekedar hanya dibuka-buka saja. Antusias mereka terhadap buku bacaan sangat tinggi, dari tiga kompleks yang kami sambangi, seluruhnya hampir sama responnya ketika melihat buku bacaan. Selanjutnya, kami menciptkan ruang interaksi antara anak yang satu dan anak lainnya. Interaksi dengan teman bermain sangat dibutuhkan seorang anak untuk tumbuh kembangnya, terutama kondisi mental dan psikologi seorang anak. Dalam teori ilmu sosiologi pun demikian, setelah seorang anak membangun pola interaksi di dalam keluarganya, selanjutnya mereka harus masuk ke dalam interaksi sesama teman bermain. Sebagai fakta yang kami dapatkan selama berkeliling kompleks, ada seorang anak yang pada awalnya sangat pemalu, hingga orangtuanya harus terus berada di sampingnya saat dia bermain di luar rumah, akan tetapi pada hari ke tiga, anak itu mulai menampakkan jati dirinya dengan sikap aktif di dalam forum, mulai gemar berbicara di depan umum dan rajin-rajin mengacungkan tangan ke atas. Ini merupakan reaksi terhadap ruang yang kami ciptakan, bagaimana seorang anak menemukan kepercayaan dirinya di hadapan teman sebayanya. Ruang-ruang seperti inilah yang perlahan menghilang dan berganti dengan gawai. Selain beberapa yang kami gambarkan di atas, masih banyak hal-hal lain yang kami temukan, barangkali jika teman-teman pembaca yang ikut menjadi pelaku, maka kalian pasti akan menemukan hal unik lainnya.

Sekarang kami telah memiliki perpustakaan sekaligus ruang kreatiftas anak-anak di kompleks, kami menamainya dengan Pos Baca Kreatif. Pos Baca Kreatif ini merupakan pos kamling yang sudah tidak di gunakan lagi sebagaimana fungsinya, jadi kami meminta izin kepada warga untuk menggukannya sebagai perpustakaan kompleks. Adapun program yang kami jalankan yaitu kelas kreatif pada hari sabtu dan ahad, selanjutnya program bernama “Bukber” dari kepanjangan buku bersama yang merupakan riset minat baca anak-anak dengan membawa buku-buku bacaan ke berbagai lokasi yang berbeda karakteristik di Kota Parepare. Terakhir kami ada kegiatan bernama “Keluar Main” yang tak lain adalah ruang bermain anak-anak, jika tak ada halangan kami akan laksanakan pada awal bulan agustus nanti.

Memberi ruang yang sesuai pada anak-anak merupakan kewajiban kita semua, anak-anak butuh kebebasan tetapi tidak berarti dibebaskan secara keseluruhan, perlu pengawasan dari orang dewasa. Merangsang anak-anak dalam memacu kreatiftasnya, sehingga energi yang mereka miliki tidak terbuang percuma dengan melakukan hal-hal yang sama sekali tidak berpengaruh terhadap kesehatan fisik dan mental seorang anak.

Kontak :
081344303225 (Syahrani Said)
Instagram : @ceritaanak.kom

Bagikan Dengan Cinta !
×
Hallo Ngemperian !
Ada yang bisa kami bantu ?