Komunitas Bumi Manusia

Mendengar atau membaca  “Bumi Manusia”, hal yang mungkin saja ada dibenak orang-orang adalah Sastrawan Pramoedya Ananta Toer. Pram, begitu biasa beliau dipanggil, menulis novel tetralogi selama berada dalam bui. Tetralogi itu terdiri dari empat buku dengan masing-masing judul: Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah dan Rumah Kaca.

Roman tetralogi ini mengambil latar belakang  dan cikal bakal bangsa Indonesia di awal abad ke-20. Bagian pertama yakni, Bumi Manusia, mengisahkan penyemaian dan kegelisahan tokoh utamanya yakni Minke. Roman ini mengajak pembaca untuk mengetahui sisi kemanusiaan dan betapa ilmu yang kita ketahui, tidak cukup untuk membahas tentang manusia. Selain itu, pembaca dianjurkan untuk menulis, karena tulisan, adalah sebaik-baiknya senjata perlawanan.

Setelah membaca novel itulah, kami yang seperti mengalami pengalaman membaca yang sama, berinisiatif membentuk komunitas yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan semangat berkarya, khususnya kepenulisan. Kekaguman yang mungkin berlebihan itulah yang membuat kami memberi nama komunitas: Bumi Manusia, pada tanggal 04 April 2016.

Komunitas Bumi Manusia ini digerakkan oleh sejumlah mahasiswa yang berasal dari prodi pendidikan matematika FKIP UMPAR. Bermarkas di Jl. Rajawali Perumnas Blok F No 23 Kel. Lompoe Kec. Bacukiki Kota Parepare dan di Jl. Jend. Ahmad Yani, Lapadde, Ujung, Kota Parepare.

Untuk mengatur arah gerakan komunitas ini, kami membentuk  3 devisi. Pertama, devisi lapak yang dipimpin oleh kamerad haykal dengan anggota, samsul, hendrik, virma, nasra, dan rama. Devisi ini bertugas menjemput pembaca dengan menggelar lapak baca. Sebelum lapak dilaksanakan, tim jauh hari sebelumnya menentukan lokasi, mempersiapkan buku-buku, dan berbagi peran seperti menulis reportase kegiatan atau menyiapkan kopi.

Devisi Kedua yakni tentang kekaryaan. Dipimpin oleh kamerad dhani, dengan anggota, anca, ikbal, usni, ainul, devi, barcel. Devisi ini bertugas untuk menulis, membuat gambar flyer, logo, dan mengapresiasi karya-karya penulis Parepare dengan membuat resensi misalnya. Adapun karya teman-teman yakni resensi Kumcer Pertunjukan di Awan terjemahan Muliadi. G.F yang diterbitkan di media pijar beberapa waktu lalu. Resensi Kumcer Cerita dari Negeri Siput karya Muliadi G.F. Dan pembuatan balai baca.

Devisi ketiga adalah bidang kajian, dipimpin oleh kamerad rian dengan anggota, akbar, aji, ana, hasna, mimi, dan april. Devisi ini bertugas mempersiapkan segala tetek-bengek forum diskusi atau kajian yang dilakukan oleh komunitas.

Untuk bergabung dalam komunitas ini kami mempersyaratkan dua hal; Membaca dan bercerita buku.

Setelah bertahan lebih dari setahun, kami berharap semangat dan kerja-kerja sosial seperti ini tidak surut. Mungkin hanya berpengaruh kecil, atau bahkan tak ada sekalipun pengaruhnya. Meski demikian, keterbatasan yang kami miliki bukan berarti mengalami kebebasan kami. Panjang Umur Literasi.

Kontak : 0853 2670 0618 (Aksan)

Bagikan Dengan Cinta !
×
Hallo Ngemperian !
Ada yang bisa kami bantu ?