Tanya Mamah Novi : Bisa Gak Gabungin Puasa Ramadhan dan Nadzar ?


#TanyaMamahNovi, – Nama saya Imran. Nanya Dong Mah, Apakah bisa menggabungkan puasa Nadzar dengan puasa Ramadhan ?
Pada dasarnya kewajiban menjalankan Puasa Ramadhan bersumber dari Syariat, sedangkan kewajiban menjalankan Puasa Nadzar bersumber dari diri sendiri dan Tuhan.
Jawaban Mamah Novi :
Puada Nadzar dan puasa Ramadhan sama-sama hukumnya wajib. Namun tidak boleh di gabung. Soalnya memiliki ketentuan masing-masing. Puasa Nadzar hukumnya wajib karena itu termasuk puasa yang dilakukan dengan janji setelah melakukan kebaikan atau kebajikan, dengn niat utamanya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah. Jadi kalau apa yang kita Nadzarkan tercapai, kita harus puasa sebagaimana janji yang sudah kita buat.
Nah, kalau puasa Ramadhan kan sudah masuk dalam rukun Islam, dan kita ketahui sendiri wajib untuk mengganti puasa, tanpa harus ada perjanjian terlebih dahulu, itu sudah mutlak ada aturannya dalam syariat. Tetap jalankan masing masing.
Al-Mardawi menyatakan :
لو اجتمع ما فرض شرعاً ونذر بدئ بالمفروض شرعاً إن كان لا يخاف فوت المنذور، وإن خيف فوته بدئ به، ويبدأ بالقضاء أيضاً إن
كان النذر مطلقاً
Jika bertabrakan antara kewajiban karena beban syariat dengan kewajiban karena nadzar, maka dimulai kewajiban karena syariat, jika tidak dikhawatirkan waktu pelaksanaan nadzar terlewatkan. Jika dikhawatirkan waktu pelaksanaan terlewatkan maka didahulukan nadzar. Demikian pula, lebih didahulukan qadha (dari pada nadzar), jika nadzarnya bersifat mutlak. (al-Inshaf, 6/hlm. 5).
 Wallahu A’lam.
Mamah Novi

Author Profile

Redaksi Ngemper
Latest entries
BACA !  Mangngacara : Diskusi Filsafat Jaahilisme Bersama Dirja Wiharja
Bagikan Dengan Cinta !
Mamah Novi, Terbaru
×
Hallo Ngemperian !
Ada yang bisa kami bantu ?